Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

TO D

Khasiat Buah DURIAN

Khasiat Buah DURIANKata orang, durian berbahaya karena dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah. Namun, beruntunglah mereka yang menggemari dan tidak berpantang makan King of Fruits itu. Sebab durian sangatlah bergizi. Buah itu mengandung vitamin B, C, E dan zat besi.

Banyak kegunaan durian untuk kesehatan. Selain mengandung vitamin-vitamin di atas, kegunaan lain durian adalah: Read the rest of this entry »

Share

DAUN UNGU

Deskripsi:
Daun Ungu (Graptophyllum pictum) dipercaya bersal dari Irian dan Polynesia. Dulu Daun Ungu tumbuh liar, namun kini dijadikan tanaman hias. Daunnya yang memang berwarna ungu memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu, Daun Ungu juga memiliki khasiat bagi kesehatan. Secara tradisional, Daun Ungu terbukti dapat mengatasi beberapa penyakit. Read the rest of this entry »

Share

Delima Putih

Nama latin: Punica granatum L.

Nama daerah: Dalima; Glima; Dalimo; Gangsalan; Talima; Dilimene

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, berduri, batang muda berwarna cokelat setelah tua berwarna hijau kotor. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang 1-8 cm, lebar 5-15 mm, bertulang menyirip, warna hijau. Bunga tunggal di ujung cabang, mahkota membulat berwarna merah atau kuning. Buah buni, bulat, diameter 5-12 cm, warna hijau kekuningan.

Habitat: Tanaman ini banyak tumbuh liar dihutan-hutan atau di tanam dikebun sebagai tanaman hias/buah-buahan.

Bagian tanaman yang digunakan: Kulit kayu ; Kulit buah ; Akar

Kandungan kimia: Alkaloid tropan; Tanin; Gula; Triterpenoid; Glukosida; Estron; Lendir

Khasiat: Antelmintik; Astringen

Nama simplesia: Granati Cortex, Granati fructus Cortex, Granati Radix

Resep tradisional:
Disentri:
Daun delima putih segar 5 g; Rimpang temu giring 2 g; Daun jambu biji segar 6 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7 hari.
Keputihan:
Kulit buah delima segar 5 g; Daun beluntas segar 6 g; Herba tapak liman 5 g; Majakan 1 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7 hari
.
Obat cacing:
Akar delima putih 1 jari; Rimpang temu giring segar 1 jari; Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 4 hari.

Share

Daun Ungu


Nama Latin
: ( Graptophyllum pictum (L.) Griff.)

Famili : Acanthaceae

Daerah :  Simalur : Pudin, Jawa tgh : Daun ungu, Sunda : Handeleum , Madura : Karaton, Bali : Temen , Ternate : Kadi-kadi, Tidore : Dongo-dongo

Asing :   Carricature plant

Sifat Kimiawi :  kaya kandungan kimia yang sudah diketahui a.l  Daun: alkaloid non toksik glikosod, steroid, saponin, tannin, lendir. Batang : calsium oksalat, asam format, lemak.

Efek Farmakologis :  Tumbuhan ini bersifat : peluruh kencing (diuretik), mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan (mild laxative), pelembut kulit (emolien)

Bagian tanaman yang digunakan :   Daun, kulit batang dan bunga.

Uraian tumbuhan :
Tumbuhan perdu berbatang tegak ini biasanya tumbuh liar di antara semak-semak di dataran rendah.
Tetapi tanaman ini juga banyak ditanam di pekarangan-pekarangan sebagai pagar hidup. Tinggi tanaman ini sekitar 1,5 – 3 m bahkan sampai 7 m. Daunnya yang lonjong berwarna ungu bergelombang pada pinggirnya dan letaknya saling berhadapan. Daun dan kulitnya berbau tidak sedap dan terasa berlendir. Bunganya berwarna merah tua, berupa bulir-bulir dan berbentuk bintang. Ujung daun kelopak bunganya besar dan berbentuk daun biasa berwarna putih.

Kandungan & Mantaat :
Daun wungu mengandung lendir yang bisa melunakkan kotoran sehingga mencegah terjadinya sembelit. T

Cara budidaya : Perbanyakan tanaman dg menggunakan biji atau stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1.  WASIR : Daun segar 10 g, dicuci, rebus dengan 2 gelas air jadi 1 gelas, disaring, minum, sampai sembuh. ATAU  Daun wungu segar 10 g, daun sendok segar 15 g. dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air jadi 2 gelas. Saring minum siang hari Lakukan setiap hari  sampai sembuh.
2.  WASIR : Daun wungu segenggam,  pegagan segar segenggam, 3 tanaman tempuh wiyang seutuhnya, bawang merah 3 butir, adas 3 butir, pulosari 1/2 jari, rimpang kunyit 1/2 jari, di cuci dan di potong‑potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin di saring, di bagi untuk 2 kali minum. Minum pagi dan sore hari.
3. BENGKAK TERPUKUL : Kulit batang secukupnya di tumbuk halus. Letakkan di atas bagian tubuh yang bengkak lalu di balut.
Ganti 2 kali sehari.
4.
BISUL PAYUDARA : Daun segar di cuci bersih lalu oleskan santan kelapa, kemudian layukan diatas api. Hangat‑hangat letakkan diatas payudara yang sakit.
5. MELANCARKAN HAID : Bunga kering 1 genggam, seduh dengan  5 gelas air panas. Minum menjelang haid.
6. SEMBELIT : Daun segar 7 lembar, rebus dengan 2 gelas air bersih jadi 1 gelas.
Saring, minum.
7.
SAKIT TELINGA : Daun bersih di tumbuk dan di peras, air perasannya untuk tetes telinga.

Share

Daun Sirih

Nama latin: Piperbetie L.

Nama daerah: Sirih; Suruh

Deskripsi tanaman: Perdu, merambat, batang berkayu, berbuku-buku, bersalur, berwarna hijau keabu-abuan. Daun tunggal, bulat panjang, berwarna kuning kehijauan sampai hijau tua, yang sudah bisa dipetik biasanya sudah selebar 10 cm, panjang 15 cm. Buah buni, bulat, berwarna hijau keabu-abuan.

Habitat: Tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang lembab.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Eugenol; Metil eugenol; Karvakral; Kavikal; Alil katekal; Kalribetol; Sineol; Estragol; Karoten; Tiamin; Riboflavin; Asam nikotinat; Vitamin C; Tanin; Gula; Pati; Asam amino

Khasiat: Astringen; Ekspektoran; Sialagoga; Hemostatik; Antiseptik

Nama simplesia: Piperis Folium

Resep tradisional:
Kaki bengkak:
Daun sirih 2 helai; Cabai jawa 3 buah; Lempuyang emprit 1 rimpang; Beras sedikit; Air sedikit; Arak secukupnya, Ramuan dihaluskan dengan bantuan sedikit air; kemudian ditambah arak secukupnya, Digosokkan pada kaki yang bengkak sebelum tidur.
Keputihan:
Daun sirih 2 helai; Daun Jambu biji 5 helai; Air 210 ml, Dibuat infus, Dicebokkan 2 kali sehari.
Malaria:
Daun sirih segar 20 helai; Daun sembung 20 helai; Daun asam 1 genggam; Daun beluntas 20 helai; Kulit kayu pulai 3 jari tangan; Air 2 panci, Dididihkan, Uapnya digunakan untuk mandi ukub(mandi uap).
Napas/mulut bau:
Daun sirih 3 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Untuk berkumur 2 kali sehari; tiap kali pakai 50 ml.
Nyeri sendi:
Buah sirih 5 butir; Lempuyang emprit 1 rimpang; Ragi secukupnya, Dihaluskan ditambahan arak, Digosokkan pada tempat yang nyeri.
Pendarahan hidung(mimisan):
Daun sirih, Diremas dan digulung, Dimasukkan ke dalam hidung.
Radang mulut:
Daun sirih 2 helai; Air 110 ml, Dibuat infus, Untuk berkumur 2 kali sehari; tiap kali pakai 100 ml.
Suara parau dan Batuk:
Daun sirih 2 g; Buah kapulaga 1 g; air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Share

Daun Seribu

Nama latin: Achillea millefolium

Nama daerah: Godong sewu; Daun hidung berdarah; Gandana; Momadra

Deskripsi tanaman: Herba (Rumput – rumputan)tinggi 15-50 cm. Daun bercangap menyirip, pada masa vegetatif, daun tumbuh membentuk roset, karena batang belum muncul di atas tanah, lebar anak daun hanya 2 mm. Bunga pada tandannya membentuk payung berwarna kemerahan atau putih, tabungnya berwarna kuning, pada saat berbunga tangkainya tumbuh cepat sehingga tampak ruasnya memanjang. Buahnya kecil-kecil dan kulit tidak pecah.

Habitat: Tumbuh baik pada ketinggian tempat 900-1500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan

Kandungan kimia: Akhileina; Stakhidrina; Kholina; Polina; Apigenin; Inulin; Flavon; Glikosida benzaldehidsianhidrin; Zat samak; Asparagin; Minyak lemak.

Khasiat: Diaforetik; Antipiretik; Diuretik; Hipotensif; Antiseptik.

Nama simplesia: Achilleae millefolli Herba

Resep tradisional:
Gangguan syaraf:
Daun seribu kering 30 g; Air 2 gelas, Daun direbus hingga cairannya tinggal 1 gelas, Diminum setiap jam
Gangguan pencernaan:
Daun seribu ditumbuk halus 1 sendok makan; Madu 1 sendok makan, Keduanya diaduk menjadi satu, Sehari minum 3 kali; tiap kali minum 1 cangkir; setiap hari hendaknya makan buah pepaya.

Share

Daun Sendok

Nama latin: Plantago major L.

Nama daerah: Daun urat; Ekor angin; Ekor menjangan; Ki urat; Ceuli uncal; Meloh kiloh; Otot-ototan; Sembung otot; Suri pandak; Sang koba; Terongoat

Deskripsi tanaman: Tumbuhan terna tahunan, berkembang secara luar biasa dengan rimpang tegak, tinggi tanaman 60-80 cm.

Habitat: Tumbuh di tanah yang disinari matahari atau agak teduh, dipinggir-pinggir jalan berumput dan di lapangan rumput, di hutan atau tempat terbuka.

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tanaman

Kandungan kimia: Lendir; Asam D-galakturonat; Pluntagon; ankobin(glikosid); Nivertin; Emulsin(enzim); Vitamin C; Alkaloida; Tanin; Minyak lemak

Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik; Antipiretik; Ekspektoran

Nama simplesia: Plantaginis majoris herba

Resep tradisional:
Bisul:
Seluruh tanaman daun sendok 3 tanaman; air 2 gelas, Campuran direbus sampai diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 1 kali 1 gelas.
Kudis:
Daun sendok segar 7 lembar; Daun sambiloto segar 7 lembar; air 2 gelas, Campuran direbus hingga diperoleh 1 gelas; disaring, Diminum sehari 2 kali; 1 gelas.
Batu ginjal:
Herba daun sendok segar 7 g; Akar alang-alang 7 g; Daun keji beling segar 2 g; Herba kumis kucing segar 6 g; Herba meniran segar 2 g; Air 130 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dibuat pipisan; diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 14 hari.
Hepatitis dan Radang usus:
Herba daun sendok segar 1 genggam; Rimpang temu lawak segar 7 keping; Air secukupnya, Rimpang temu lawak segar disangrai; kemudian dipipis bersama herba daun sendok, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; diulang selama 7 hari sampai 14 hari.
Rematik:
Herba daun sendok segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit; diperbaharui setiap 3 jam sekali.
Wasir:
Herba daun sendok segar 1 genggam; Daun wungu segar 7 helai; Air 100 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 14 hari.

Share

Daun Kaki Kuda

Nama latin: Centella asiatica Urb

Nama daerah: Pegagan; Gagain; Pegaga; Penggaga; Ganggagan; Bagigan; Kerok; Calingan.

Deskripsi tanaman: Tanaman penutup tanah, termasuk tumbuhan herba dengan batang horizontal, setiap ruas keluar akar dan menjalar ditanah. Daun berbentuk ginjal, bergerigi, dan pada pangkal berbentuk pelepah. Bentuk bunga panjang berkelopak 2-3, berhadapan dengan daun. Perbanyakan dengan tunas akar.

Habitat: Tumbuh liar ditanah yang agak lembab di daerah dengan ketinggian 1-2500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan:  Seluruh bagian tumbuhan

Kandungan kimia: Glikosida asitikosida; Velarin; Alkolisulfat; Damar; Tanin.

Khasiat: Antipiretik; Diaforetik; Diuretik; Infeksi

Nama simplesia: Centellae Herba

Resep tradisional:
Sakit maag dan Perut kembung:
Pegagan 5 g; Pupus pepaya 1 g; Adas 7 g; Jinten 3 g; Kencur (diparut)5 g; Sembung legi 5 g; Daun pooh 6 g; Pulosari 5 g; Ketumbar 2 g; Falerian 10 g; Air 500 ml, Semua bahan direbus, Diminum untuk 1 hari.
Demam dan Menambah nafsu makan:
Herba pegagan 5 g; Air secukupnya, Diseduh, Diminum sebagai pengganti air teh.
Asma dan Batuk:
Herba pegagan segar 2 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; selama 14 hari.
Sariawan usus dan Disentri:
Herba pegagan segar 2 genggam; Rimpang kunyit segar 1 jari; Rasuk angin (serbuk)1 sendok teh; Ketumbar 9 butir; Air 110 ml, Ditumbuk; Tambahkan air; Disaring; Dididihkan, Diminum 1 kali sehari 100 ml; selama 7 hari.
Wasir:
Herba pegagan segar 2 genggam; Daun wungu 7 helai; air 110 ml, Ditumbuk; tambahkan air; disaring dan dididihkan, Diminum 1 kali sehari 100 ml; selama 30 hari.

Share

Daun Encok

Nama latin: Plumbago zeylanica L.

Nama daerah: Ki encok; Poksor; Bawa; Kareka

Deskripsi tanaman: Tumbuhan semak berbatang lunak, dan tumbuh berumpun. Bentuk daun bulat telur, bunga berwarna putih dalam tandan. Buah memanjang kecil dengan bulu kasar yang berperekat, berwarna hijau waktu muda.

Habitat: Tumbuh liar di tepi-tepi sungai dan di pagar-pagar rumah di pegunungan.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Akar

Kandungan kimia: Plumbagin; Zat samak

Khasiat: Analgesik; Antibengkak; Antimikroba

Nama simplesia: Plumbaginis Folium

Resep tradisional:
Sakit pegal linu:
Daun Encok 5 lembar; Daun seligi 1 genggam; Tikel balung 3 ruas; Daun kecubung 3 lembar, Semua bahan ditumbuk halus lalu direndam dalam alkohol 70 persen minyak gondopuro dan minyak serai (dengan perbandingan 3:2:1)atau alkohol 150 cc; gondopuro 110 cc; minyak serai 50 cc, Direndam lalu dioleskan pada tempat yang sakit.

Share

Daun Duduk

Nama latin: Desmodium triquitrum

Nama daerah: Genteng cangkeng; Ki congcorang; Cencer; Potong kujang; Gerji; Gulu walang

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi lebih kurang 3 meter. Batang berkayu, bulat beruas, permukaan kasar, diameter lebih kurang 2 cm berwarna cokelat. Daun tunggal, berseling, berbentuk lanset, panjang 10-20 cm, lebar 1-2 cm, bertulang menyirip, daun muda berwarna cokelat setelah tua berwarna hijau. Bunga majemuk berbentuk mulai tumbuh di ujung batang, mahkota putih keunguan berbentuk kupu-kupu. Buah polong, masing-masing 4-8 biji, buah muda berwarna hijau, setelah tua berwarna cokelat

Habitat: Tumbuh ditempat terbuka dengan cahaya matahari cukup, sedikit naungan serta tidak begitu kering pada dataran rendah sampai 1500 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Alkoloid hepaforina; Trigonelina; Tanin

Khasiat: Anti inflamasi; Antipiretik; Diuretik; Stomakik; Paratisid

Nama simplesia: Desmodii triquetri Folium

Resep tradisional:
Batu ginjal:
Daun duduk segar 6 g; Daun keji beling segar 3 g; Herba kumis kucing segar 6 g; Air 115 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Radang amandel:
Daun duduk segar 7 helai; Daun sirih segar 2 helai; Herba pegagan segar 1 genggam; Rimpang kunci pepet 5 rimpang; Air 1 gelas, Dipipis, Untuk berkumur 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali 1/2 gelas.
Wasir:
Daun duduk segar 6 g; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Share

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel