Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Efek LEMAK Menumpuk di PERUT

Jakarta, Lemak yang menumpuk di perut ternyata tidak hanya mengganggu penampilan seseorang dan memicu berbagai penyakit, tapi lemak ini juga meningkatkan risiko pendarahan fatal.

Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Swedia melaporkan memiliki beberapa kilogram lemak di perut atau sering disebut ‘ban serep’ berisiko 30 persen menderita pecahnya aorta (pembuluh darah terbesar dalam tubuh).

Meskipun sebelumnya diketahuis lemak di perut meningkatkan kemungkinan penyakit jantung, stroke dan diabetes, tapi ini menjadi salah satu studi pertama yang menunjukkan hubungan kuat antara lemak di perut dan abdominal aortic aneurysms.

Aneurysms adalah titik-titik lemak dalam dinding aorta yang membawa darah kaya akan oksigen dari jantung melalui perut ke bagian lain dari tubuh. Kondisi ini bisa tidak terdeteksi selama bertahun-tahun sebelum akhirnya meledak dan menyebabkan pendarahan internal, seperti dikutip dari MedIndia, Kamis (7/2/2013).

Beberapa orang ada yang mengembangkan nyeri punggung akibat tekanan di tulang belakang, tapi banyak pula yang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun biasanya tekanan darah tinggi dapat berkontribusi terhadap perkembangan penyakit ini.

Sebuah tim peneliti dari Karolinska Institute di Stockholm, Swedia meneliti lebih dari 63.000 laki-laki dan perempuan berusia 46-84 tahun yang mengikuti 2 studi jangka panjang. Semua partisipan diukur lingkar pinggang selama periode 10 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan setiap kali ukuran pinggang seseorang meningkat sebesar 5 cm maka risiko mengembangkan aneurysm yang mengancam jiwa jadi meningkat sebesar 15 persen. Temuan ini dipublikasikan dalam British Journal of Surgery.

Diketahui dinding dari aorta manusia mengandung lapisan jaringan yang disebut elastin dan kolagen, berfungsi sebagai pendukung jaringan dan memberikan fleksibilitas bagi arteri. Namun seiring bertambahnya usia maka terjadi penurunan.

Umumnya diameter normal dari aorta sekitar 20 mm, biasanya dokter cenderung mendiagnosa aneurysm jika salah satu bagian mengembang sampai 30 mm atau lebih melalui pemeriksaan ultrasound.

Jika ukurannya masih relatif kecil, operasi biasanya dihindari karena berisiko. Sebagian besar rumah sakit tidak akan melakukan operasi sampai diameter aorta lebih dari 50 mm.

 

 

 

Sumber : detikhealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel