Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Lemak HATI Jangan Anggap Enteng

Perlemakan hati jangan dianggap enteng. Lemak itu dapat menyebabkan kanker hati.

”Mulai muncul penelitian dan laporan kasus mengaitkan perlemakan hati yang bukan karena alkohol dengan kanker hati. Walau tetap infeksi Hepatitis B dan C penyebab terbesar kanker hati,” kata dokter ahli gastroenterohepatologi pada Divisi Hepatologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo dan MRCCC Siloam Hospitals, C Rinaldi A Lesmana, pada Seminar Non Alcoholic Fatty Liver Diseases and Hepatitis Virus Infection, Sabtu (3/11), di Jakarta.

Penelitian di RSUPN Cipto Mangunkusumo yang dipublikasikan tahun 2009 menunjukkan, dari 99 pasien kanker hati, 47 persen penyebabnya Hepatitis B, 17 persen Hepatitis C, dan 34 persen tak ditemukan virus.

”Dari profil penderita yang tanpa virus, umumnya diabetes, obesitas, dan dislipidemia (kelainan metabolisme lemak). Kalau dulu kanker hati identik Hepatitis B dan C, penyebab terbesar kedua justru bukan virus. Ini harus diwaspadai,” ujarnya.

Faktor obesitas

Obesitas punya peran terbesar (primer) meski tak semua penderita perlemakan hati mengalami obesitas. Lemak hati dapat terbentuk karena faktor sekunder, seperti infeksi virus hepatitis, HIV, racun, atau penggunaan obat tertentu. Lemak hati banyak pada orang dengan obesitas sentral (kegemukan sekitar perut).

Setidaknya ada dua kemungkinan. Pada sebagian besar penderita perlemakan hati, fungsi hatinya normal dan stabil. Sebagian lain ada peradangan hati.

Mereka yang alami peradangan ada yang berujung sirosis dan fibrosis. Sirosis dapat berkembang menjadi kanker. ”Belum ada petanda (marker) yang memprediksi tepat arah perkembangan perlemakan hati. Genetik memegang peranan,” kata Rinaldi.

Ada penderita kanker tanpa proses sirosis hati. Untuk mengetahui kondisi hati pada orang dengan perlemakan hati dan termasuk berisiko tinggi, seperti obesitas dan diabetes, prosedur terbaik ialah biopsi pada hati.

Menurut dokter spesialis gizi klinik Inge Permadhi dari FKUI/ RSUPN Cipto Mangunkusumo, diet mengurangi lemak hati prinsipnya mengatasi obesitas. Kurangi konsumsi lemak jenuh yang, antara lain, pada minyak kelapa dan lemak hewani, termasuk daging. Sebaliknya, tambah omega-3, di antaranya dari ikan tuna, salmon, dan kembung.

 

 

 

Sumber : kompashealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel