Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Tips SEHAT untuk DIABETESI

Diabetes atau penyakit kencing manis masih sering dianggap sebagai penyakit yang disebabkan karena kelebihan gula. Karena itu gula dan makanan manis lain menjadi musuh utama para penderita diabetes (diabetesi).

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah. Pada dasarnya hal itu terjadi karena tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin secara cukup.

Makanan memang peranan penting dalam peningkatan kadar gula darah. Pada proses makan, makanan yang dimakan akan dicerna di dalam usus dan kemudian diubah menjadi suatu bentuk gula yang disebut glukosa. Kemudian glukosa akan diserap oleh dinding usus dan beredar ke dalam aliran darah.

Pada diabetesi, masalahnya adalah kurangnya insulin sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel untuk diubah menjadi energi. Gangguan insulin tersebut paling sering dihubungkan dengan kegemukan.

Mengurangi makanan manis atau sumber gula memang dianjurkan untuk mencegah lonjaknya kadar gula darah. Tetapi menurut Dr.Fiastuti Witjaksono, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, seperti halnya orang yang sehat, pengidap diabetes sebenarnya tetap boleh mengonsumsi gula.

“Namun porsi gulanya dibatasi hanya lima persen dari total kalori harian. Kalau misalnya kita mengasup 1.800 kalori itu berarti gula atau karbohidrat yang boleh dikonsumsi hanya 25-30 gram per hari atau sama dengan 3 sendok makan,” paparnya.

Dalam buku Diabetes? Siapa Takut? yang ditulis oleh Prof.Sri Hartini Kariadi, Sp.PD, disebutkan bahwa pengaturan makan pada diabetesi adalah untuk menurunkan kadar gula darah mendekati normal dengan menyeimbangkan asupan makanan, obat, dan aktivitas fisik.

“Makanan diabetesi tidak perlu dibedakan dengan orang normal, tetapi perlu diingat prinsip 3J, yakni jenis makanan, jumlah, dan jadwal makannya,” tulis Prof.Sri.

Penuhi prinsip gizi seimbang dengan mencukupi kebutuhan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral yang berasal dari sumber sehat.

Diabetesi dianjurkan membatasi makanan sumber karbohidrat komplek seperti nasi, mi, jagung, roti, kentang, dan makanan lain yang terbuat dari tepung-tepungan. Sebagai gantinya, perbanyak asupan serat seperti sayur dan buah.

Pada permulaan, diabetesi dianjurkan untuk menimbang makanan sesuai dengan saran dokter. Bila gula darah terkendali, selanjutnya bisa makan dari menu keluarga asal jumlah makanan ditakar. Yang tidak kalah penting adalah mengimbanginya dengan aktivitas fisik.

 

 

 

Sumber : kompashealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel