Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Kanker Mulut Sedang Mengintai Anda yang Merokok Aktif

Para peserta deklarasi anti-merokok di gedung Stovia Jakarta terhenyak. Di layar proyektor di depan mereka tersaji gambar lidah yang sangat tidak biasa. Alat pencecap itu berwarna ungu dan terjulur dengan ruam besar berwarna putih di pinggir dan bagian tengahnya. Itulah gambaran kanker mulut yang disodorkan dokter gigi Zaura Rini Anggraeni, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, saat mendeklarasikan Koalisi Profesi Kesehatan Anti-Rokok di gedung Stovia pada Kamis lalu. “Kanker mulut 75 persen berhubungan dengan rokok. Kalangan perokok, risiko terkena kanker mulut dapat meningkat 15 kali lipat,” ujar Zaura Rini seusai deklarasi.

Kanker mulut, yakni kanker yang tumbuh di sekitar mulut–bisa di dasar mulut, rongga mulut, maupun lidah–merupakan 2-3 persen dari keseluruhan kasus kanker di dunia. Kanker jenis ini terjadi akibat berkembangnya sel epitel skuamosa yang melapisi jaringan lunak mulut atau selaput lendir mulut secara ganas. Kasus kanker mulut sebagian besar terjadi pada penduduk usia pertengahan dan lanjut usia. Kaum pria lebih rentan terkena kanker ini dibanding perempuan.

Gejala awal kanker mulut bisa berupa lesi atau bercak putih (plak) di mulut, yang dikenal sebagai leuklopakia oral. Selain itu, gejalanya juga bisa berupa sariawan yang tak kunjung sembuh, nyeri pada bibir atau mulut, atau perdarahan di mulut. Memang, sejumlah infeksi juga bisa menimbulkan gejala seperti itu. Walhasil, untuk memastikan, orang yang memiliki gejala serupa itu harus memeriksakan diri ke dokter.

Kanker mulut hanya salah satu dampak negatif dari kebiasaan merokok. Menurut Gus Permana Subita dan Ananda Irmagita, keduanya dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, masih ada bejibun dampak lain dari kebiasaan buruk tersebut, antara lain napas tidak segar, gangguan indra pencecap, lidah berambut, dan infeksi jamur di rongga mulut. Kupasan mereka menjadi salah satu bahasan dalam buku Substitusi Tanaman Tembakau dalam Pengendalian Bahaya Merokok yang dibagikan kepada para peserta deklarasi antirokok pada Kamis itu.

Menurut Gus dan Ananda, banyaknya zat karsinogenik (racun) yang ada dalam asap tembakau dapat merangsang perubahan pada material gen yang ada dalam sel manusia. Mutasi atau perubahan gen pada perokok terjadi pada sel protein p53, yaitu gen yang bertugas menekan tumor. Padahal, protein p53 ini sangat penting dalam mengatur pembentukan proliferasi sel dan memperbaiki kerusakan DNA (asam dioksiribonukleat). Protein p53 dalam sel tertentu yang bermutasi dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel tersebut. Kerusakan inilah yang kemudian menjadi asal-muasal terbentuknya kanker.

Risiko terkena kanker mulut akan bertambah jika perokok tersebut juga mengkonsumsi alkohol secara berlebihan. Diperkirakan, 75-90 persen kasus kanker mulut akibat dari kombinasi merokok dan mengkonsumsi alkohol. Hal itu terjadi, menurut Gus dan Ananda, “boleh jadi karena alkohol melarutkan zat karsinogenik tertentu yang ada dalam asap tembakau.”

Selain kanker mulut, perokok rentan terhadap kerusakan gigi. Secara estetika, merokok dapat merusak keindahan gigi. Kebiasaan merokok dapat mengubah warna gigi, mengubah tambalan gigi, serta cepat merusak gigi tiruan. “Makanya, tidak aneh bila banyak yang bilang, ”orang yang merokok giginya lebih kuning dibanding yang merokok”,” ujar dokter Hakim Sorimuda Pohan, moderator dalam acara deklarasi KPK Anti-Rokok.

 

 

 

Sumber : tempo.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel