Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Stroke Karena Cuaca Panas ( HEATSTROKE )

Jakarta, Deskripsi

Heatstroke disebabkan oleh paparan suhu tinggi atau karena melakukan aktivitas fisik saat cuaca panas. Anda dianggap mengalami heatstroke ketika suhu tubuh mencapai 40 derajat C (104 derajat F) atau lebih tinggi. Kelembaban tinggi, masalah kesehatan tertentu, dan penggunaan beberapa obat meningkatkan risiko heatstroke.
Stroke Karena Cuaca Panas ( HEATSRTOKE )
Heatstroke merupakan salah satu perkembangan dari dua perkembangan buruk pada kondisi tubuh yang terkait dengan cuaca panas. Ketika tubuh terlalu panas, seseorang dapat mengalami kram oleh karena cuaca panas.

Jika tidak melakukan pendinginan untuk tubuh, maka dapat berlanjut mengalami gejala kelelahan panas, seperti berkeringat sangat banyak, mual, sakit kepala ringan, dan merasa lesu.

Heatstroke terjadi jika suhu tubuh terus meningkat. Pada titik ini, pengobatan darurat perlu dilakukan. Dalam hitungan jam, heatstroke yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan jantung, otak, ginjal, dan otot.

Kerusakan tersebut dapat lebih buruk lagi jika pengobatan tertunda, sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius atau kematian.

Penyebab

Heatstroke dapat terjadi oleh karena:

1. Paparan panas dari lingkungan sekitar
Heatstroke jenis ini disebut heatstroke nonexertional. Kondisi tersebut disebabkan oleh lingkungan yang panas yang menyebabkan kenaikan suhu tubuh, tanpa aktivitas fisik yang berat.

Jenis heatstroke tersebut biasanya terjadi pada cuaca panas, lembab, terutama untuk waktu yang lama. Hal tersebut terjadi paling sering pada orang dewasa dan pada orang dengan penyakit kronis.

2. Aktivitas fisik yang berat
Heatstroke jenis ini disebut heatstroke exertional. Kondisi tersebut disebabkan oleh peningkatan suhu tubuh disebabkan oleh aktivitas fisik dalam cuaca panas.

Siapapun yang berolahraga atau bekerja saat cuaca panas dapat mengalami heatstroke exertional. Tetapi kondisi tersebut kemungkinan besar dapat terjadi jika seseorang tidak terbiasa dengan suhu tinggi.

Dalam kedua jenis heatstroke, dapat disebabkan oleh:

a. Mengenakan pakaian yang mencegah kelebihan keringat dapat menguap dengan mudah.
b. Minum alkohol, yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu tubuh.
c. Dehidrasi, karena tidak minum cukup air untuk mengganti cairan setelah berkeringat.

Gejala

Gejala heatstroke dapat meliputi:
1. Suhu tubuh tinggi
2. Kurang berkeringat saat cuaca panas
3. Mual dan muntah
4. Kulit memerah
5. Napas cepat dan dangkal
6. Peningkatan denyut jantung
7. Sakit kepala
8. Kebingungan, kejang, halusinasi
9. Pingsan
10. Kram otot

Pengobatan

Pengobatan heatstroke berfokus untuk melakukan upaya pendinginan tubuh menuju suhu normal untuk mencegah atau mengurangi kerusakan otak dan organ-organ vital. Untuk melakukan hal tersebut, dokter akan mengambil langkah-langkah, antara lain:

1. Merendam pasien dalam air dingin
Dokter mungkin akan menempatkan tubuh pasien dalam bak air dingin atau air es, sehingga dapat dengan cepat menurunkan suhu tubuh pasien.

2. Menggunakan teknik penguapan pendinginan
Beberapa dokter lebih memilih untuk menggunakan penguapan bukan perendaman untuk menurunkan suhu tubuh pasien.

3. Membungkus pasien dengan es dan selimut pendingin
Metode lain adalah dengan membungkus pasien dalam selimut pendingin khusus dan juga menyelimuti pasien dengan es. Terutama pada daerah leher, pangkal paha, dan ketiak untuk menurunkan suhu tubuh.

4. Memberi obat untuk menghentikan pasien yang menggigil
Jika penggunaan obat untuk menurunkan suhu tubuh akan membuat pasien menggigil, dokter mungkin akan memberikan relaksan otot, seperti benzodiazepin. Karena menggigil dapat meningkatkan suhu tubuh, sehingga membuat pengobatan kurang efektif.

 

 

Sumber : detikhealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel