Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Infeksi Cacing Cambuk, Picu ANEMIA

Cacing cambuk (Trichuris trichiura) merupakan jenis cacing yang paling umum. Dalam tubuh manusia ia suka tinggal dalam usus besar, dan hidup dari zat gizi yang terdapat di dalamnya. Dalam kasus yang berat dan menahun ia bisa menyebabkan anemia.

Manusia yang terjangkiti parasit ini disebut menderita penyakit trikuriasis. Menurut Prof.Saleha Sungkar, Ketua Departemen Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, trikuriasis terjadi jika seseorang menelan makanan yang mengandung telur parasit yang telah mengeram di dalam tanah selama dua sampai tiga minggu.

Larva akan menetas di dalam usus halus lalu berpindah ke usus besar dan menancapkan kepalanya di dalam lapisan usus. “Cacing ini menghisap darah dan menggigit atau melukai dinding usus sehingga membuat perdarahan terus menerus dan menyebabkan anemia,” kata Saleha.

Infeksi cacing cambuk yang ringan (cacingnya kurang dari 10) umumnya tidak menimbulkan gejala yang khas. Tetapi jika sudah infeksi berat, selain anemia juga bisa menyebabkan penyakit diare, disentri, nyeri anus dan usus besar keluar menonjol di anus. Diagnosa penyakit cacing cambuk hanya dapat diketahui dengan pemeriksaan feses.

Menurut Saleha, cacing betina dapat mengeluarkan telur sebanyak 3.000-10.000 per harinya. Ukuran cacing cambuk betina biasanya sekitar 5 cm, sedangkan jantan 4 cm.

Ia menambahkan, penyebab utama anak menderita kecacingan bermain di tanah tanpa alas kaki, serta pola hidup masyarakat yang kurang menjaga kebersihan. Karena itu berbagai tindakan yang dilakukan untuk menggiatkan pola hidup bersih menjadi kunci pencegahan infeksi kecacingan.

“Pencegahan bisa dilakukan dengan minum air yang sudah dimasak, cuci tangan dengan sabun sebelum makan, cuci tangan sesudah kontak dengan tanah, gunting kuku teratur, dan buang air di jamban, bukan di got atau sungai,” katanya.

 

 

 

Sumber : kompas.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel