Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Keringat Berlebih Saat Tidur, Apa Penyebabnya?

Jakarta, Bangun tidur dalam kondisi basah kuyup biasanya dipicu oleh suhu ruang yang terlalu panas. Namun berbagai gangguan kesehatan mulai dari efek samping obat hingga gejala kanker juga bisa memicu keringat berlebih saat tidur di malam hari.
Keringat Berlebih Saat Tidur, Apa Penyebabnya?
Keringat berlebih saat tidur cukup sering terjadi dan tak jarang dirasakan sangat mengganggu karena membuat tidur jadi tidak nyaman. Dalam sebuah penelitian terhadap 2.267 orang, 41 persen mengaku mengalami kondisi ini dalam sebulan terakhir.

Beberapa pemicu keringat berlebih saat tidur antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Medicinenet, Minggu (5/6/2011).

1. Menopause
Keluhan umum yang dirasakan para wanita di awal-awal masa menopause adalah hot flashes atau bercak merah yang terasa panas. Kebanyakan hot flashes tersebut muncul di malam hari dan memicu keringat berlebih karena suhu tubuh mengalami peningkatan.

2. Hiperhidrosis idiopatik
Beberapa orang memang memiliki gangguan produksi keringat yang disebut hiperhidrosis idiopatik. Jumlah dan ukuran kelenjar keringatnya normal, namun tidak bisa berfungsi dengan normal karena berbagai hal yang tidak diketahui pasti sebabnya.

3. Infeksi
Tuberculosis (TBC) merupakan infeksi yang paling sering memicu keringat berlebih di malam hari. Jenis infeksi lainnya yang juga meningkatkan produksi keringat di malam hari antara lain radang katub jantung (endocarditis) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).

4. Kanker
Gejala awal pada beberapa jenis kanker ditandai dengan keringat berlebih, khususnya di malam hari. Jenis kanker yang paling sering disertai gejala ini adalah lymphoma.

5. Efek samping obat-obatan
Berbagai obat antidepresi golongan trisiklik maupun selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) diketahui memiliki efek samping memicu keringat berlebih. Sekitar 8-22 persen pemakai golongan obat ini mengalami keringat berlebih saat tidur.

6. Hipoglikemia
Kadar gula darah yang terlalu rendah atau hipoglikemia sering memicu keringat berlebih. Penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat-oat antidiabetes pada malam hari sering mengalami masalah dengan kondisi seperti ini.

7. Gangguan hormon
Kelebihan hormon tiroid atau hipertiroidisme bisa meningkatkan produksi keringat yang disertai munculnya bercak-bercak kemerahan di permukaan kulit. Kondisi hormonal lain yang memicu gejala seperti ini antara lain pheochromocytoma dan carcinoid syndrome.

8. Sindrom kaki gelisah
Gangguan saraf yang ditandai dengan sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) merupakan gangguan tidur yang memicu keringat berlebih. Menurut penelitian, 66 persen penderita sindrom ini mengalami keringat berlebih karena selama tidur kakinya terlalu banyak bergerak.

 

 

Sumber : detikhealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel