Featured Product
  Madecol MadeCol merupakan kapsul herbal alami yang antara lain terbuat dari ekstrak daun jati belanda dan akar alang-alang untuk menormalkan kadar kolesterol. Sebagian ekstrak herbal dalam MadeCol juga menggunakan teknologi terbaru yaitu teknologi nano. Dengan teknologi nano , partikel herbal menjadi lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Selengkapnya ... JAMSI   Jamsi secara tradisional bermanfaat bagi penderita diabetes karena mampu memperbaiki sel-sel, menurunkan kadar gula yang tinggi dalam darah, mencegah terjadinya diabetes, menetralisir penyakit,seperti: Hipertensi, asam urat, kolesterol dan Trigliserite. Selengkapnya...

Kumurlah Setelah Menggunakan Obat Semprot untuk ASMA

Jangan Lupa Kumur Habis Pakai Obat Semprot untuk AsmaJakarta, Asma sulit disembuhkan, tetapi bisa dikontrol dengan obat-obat semprot berisi serbuk steroid. Jangan lupa kumur dengan air matang setelah menyemprotkannya ke mulut, karena jika lupa berkumur maka obat itu justru akan memperburuk asma.

“Sisa steroid yang tertinggal di mulut bisa memicu pertumbuhan jamur. Jika tidak kumur, jamur tersebut malah jadi pemicu asma,” ungkap konsultan imunologi DR Dr Iris Rengganis, SpPD, K-P, FINASIM dalam simposium sehari di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Rabu (30/3/2011).
Menurut Dr Iris, obat-obat semprot untuk asma yang mengandung steroid adalah obat pengontrol yang harus dipakai sepanjang waktu agar serangan asma tidak kambuh. Hanya ada 2 produk yang beredar di pasaran, yakni Symbicort (R) buatan AstraZeneca dan Seretide (R) buatan GSK.

Obat pengontrol asma diberikan karena pada dasarnya asma sulit atau bahkan tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dikontrol. Pemberian obat pengontrol secara teratur akan mencegah kekambuhan dan menjaga fungsi normal paru-paru, sehingga pengidap asma bisa beraktivitas normal seperti orang sehat.

Obat pengontrol asma adalah obat yang ditujukan untuk mencegah kekambuhan. Sedangkan jika terjadi serangan, maka jenis obat yang dipakai adalah obat pelega (reliever). Obat pelega hanya dipakai sekali waktu dalam kondisi darurat saat terjadi serangan asma.

Berbeda dengan obat pengontrol, obat pelega tidak mengandung steroid sehingga tidak perlu berkumur sesudah menggunakannya. Yang perlu diingat, obat pelega tidak untuk dikonsumsi setiap hari karena hanya mengatasi gejala dan tidak menyembuhkan radang yang memicu serangan asma.

Radang yang dipicu oleh hipersensitivitas sel-sel di saluran pernapasan tersebut mengakibatkan penyempitan jalan napas. Pada serangan akut, penyempitan tersebut menyebabkan sesak napas, mengi atau napas berbunyi dan napas terengah-engah.

 

Sumber : detikhealth.com

Share

Leave a Reply

Kategori Produk
Madu Herbal Kapsul Herbal Minuman Instan Aromatherapy
Tetes Mata Herbal Paket Herbal Herbal Kering
Kategori Artikel